Direktur RSPPB Benarkan 5 Tenaga Medis Dan 1 Orang Non Medis Positif Covid-19

Editor: DETEKSI.co author photo

DETEKSI.co-Langkat, Direktur RSPPB (Rumah Sakit Pertamina Pangkalan Brandan) Dr Neny Herawati, menerangkan, terdapat 5 orang tenaga kesehatan dan 1 orang tenaga non medis di RSPPB, positif covid 19.

Kini semuanya telah diisolasi di rumah sakit rujukan covid 19 Pemprovsu, yakni di RS GL Tobing PTPN II Tanjung Morawa dam  RS Marta Friska Martatuli Medan.

"Kepada keluarganya yang memiliki   kategori kontak erat juga sudah dilakukan tracing dan tracking,"terangnya.

Sementara bagi seluruh karyawan RSPPB lainnya juga sudah dilakukan  screening covid.

Hal ini telah dilakukan sejak 2 Juni 2020 lalu secara bertahap sampai saat ini, setiap 14 hari sekali atau minimalnya 1 bulan sekali.

Saat ini sebanyak  218 karyawan RSPPB tenaga medis dan non medis yang sudah di screening,  bagi yang reaktif tanpa gejala, kita lakukan isolasi mandiri dirumahnya masing - masing.

Hal tersebut disampaikan Dr.Neny Herawati saat rapat dengan PLT Dinas Kesehatan Langkat Dr.Juliana diruang rapat Kantor Dinas Kesehatan Langkat Stabat Senin (03/08/2020).Sembari menegaskan, RSPPB sebagai RS Rujukan kasus covid di Langkat, terus membuka layanan dengan penerapan sesuai protokol kesehatan.

Rapat tersebut juga dihadiri Kasi Yankes Rujukan Dinkes Langkat Dahlia Rosa, ketua tim Pinere RS. Pertamina Pangkalan Brandan Dr.Dodo Aryanto, Wadir RS.Pertamina Pangkalan Brandan Dr.Zulfikar, KUPT  Puskesmas Desa Lama Secanggang Muharamah, TU UPT Puskemas Securai Krisni Supriati, Kepala  UPT Puskesmas  Pkl. Brandan  Wirda Ningsih, kepala UPT Puskesmas Pkl Susu Dr.Herlina E. Hutapea.

Sedangkan Sekretaris Dinkes Kesehtan Ansari, menyampaikan Almarhum Dr. H.M Arifin Sinaga sudah tidak lagi menjabat Jubir Covid-19 Langkat sejak sejak 6 Juli 2020 lalu, di gantikan Dr.Juliana yang juga menjabat Plt Kadis Dinkes.

"Kami selaku keluraga besar Dinkes Langkat, memohon doa dan mohon maaf untuk sahabat kami Almarhum Dr. Arifin Sinaga yang telah meninggal pada Rabu malam 29 Juli 2020, dengan status positif Covid-19,"pintanya.

Serta menjelaskan, penanganan Almarhum Dr.Arifin dilakukan oleh Satgas Covid-19 Pemko Medan, sebab Almarhum tercatat dan berdomisili sebagai penduduk  Kota Medan,demikian informasi yang didapat wartawan dari Diskominfo Langkat Senin (03/08/2020).(AR.Lim)
Share:
Komentar

Berita Terkini