Masyarakat Keluhkan Pelayanan BRI Syariah Aceh Tengah

Editor: DETEKSI.co author photo

Deteksi.co-Aceh Tengah, Peraturan daerah Nomor 11 Tahun 2018 Tentang Lembaga Keuangan Syariah, Bahwasanya semua nasabah akan di konversi dari konvensional ke BRI syariah,dengan adanya Qanun ini semua nasabah tentunya berharap pelayanan akan lebih baik daripada sebelumnya.

Faktanya, BRI Syariah sangat sulit di akses oleh masyarakat terutama penerima bantuan usaha kecil menengah yang telah menerima SMS Banking, mereka berharap batuan dari pemerintah melalui Dinas Perdagangan bisa di cairkan hari ini, Senin (31/08/2020).

"Seharusnya bantuan dari pemerintah itu di permudah disaat masa sulit seperti ini, bahkan SMS Banking sudah dikirim tapi uang tidak bisa di ambil ini, kan lucu. Kita  nasabah sudah jauh-jauh dari rumah keluarkan uang untuk ongkos kemari tapi tidak ada hasil", ungkap salah satu nasabah mengaku bernama Sahrul Fitrah.

Masyarakat punya masalah yang sama dan tentu ini sangat merugikan kami selaku nasabah Bank tersebut, terutama Kami yang berdomisili jauh dari pusat kota. Semestinya dengan peralihan status pelayanan lebih baik bukan malah lebih bobrok dari sebelumnya, tutup Sahrul Fitra  dengan penuh rasa Kecewa.

Saat dikomfirmasi kepada salah satu karyawan Bank tersebut, jawabannya tidak mengetahui terkait penerima bantuan usaha kecil menengah. 

Di tempat yang berbeda Yaska Mulia mengatakan, selama nasabah akan dikonversi dari konvesional ke BRI Syari'ah cukup banyak masalah dihadapi oleh nasabah Bank tersebut diantaranya, Jaringan lelet.

Masih kata Yaska, ketika nasabah melakukan transfer laporan pengiriman saldo berkurang tetapi rekening tujuan tidak mendapatkan penambahan saldo, laporan transfer dua kali yang diterima hanya satu kali. (Pahmisyah Pitra).
Share:
Komentar

Berita Terkini