Iklan KPU Kota Medan

Iklan KPU Kota Medan
Ayo Nyoblos, 09 Desember 2020

Pengelolaan Dana Desa di Desa Fadoro Fulolo Terindikasi Korupsi

Editor: DETEKSI.co author photo

DETEKSI.co - Nias Utara, Pengelolaan Dana Desa di desa Fadoro fulolo Kecamatan lotu Kabupaten Nias Utara terindikasi Sarat Korupsi, hasil Investigasi awak media Deteksi.co di Lapangan dugaan Penyimpangan Anggaran  dana desa yang paling Menonjol tentang Pekerjaan Fisik hal ini di sebabkan Aparat desa yang membidangi Tidak patuh Pada Aturan Pengelolaan dan desa Sesuai Permendes Nomor 6 Tahun 2020

Salah Seorang Masyarakat Desa Fadoro Fulolo Berinisial YH menjelaskan, Anggaran Dana Desa Tahun 2020 di desa fadoro Fulolo, mencapai 1,2 M dan Khusus Dana Fisik Baik Pembanguna Jalan Dan Bangunan Gedung Hampir 800 Juta, seperti hal nya dengan Pembangunan Jalan di Dusun I dan Dusun II, terkesan hanya menghambur-hamburkan uang negara sementara Jalan yang dibangun sama sekali tidak bermanfaat.

Bagi Masyarakat Selain dari pada itu Pembangunan Rumah  Balai Rakyat, Yang mana Fungsi Rumah Balai Rakyat ini Tidak ada, kesan nya Pengalokasian Anggaran Dana Desa tahun 2020 tidak tepat sasaran hal ino di sebabkan SDM Aparat desa Tidak bisa di andalkan. 

Terkait ada dugaan Penyimpangan Anggaran Dana Desa tahun 2020 Pj. Kepala Desa Fadoro Fulolo Itolo Harefa SE, yang di Konfirmasi wartawan Mengatakan Semua kegiatan ini kita Sudah Muat dalam APBDes tahun 2020, masalah Teknis Di lapangan Ada aparat, desa yang menangani nya Kepala Seksi Kesejahteraan Masyarakata ( Kasi Kesra), andai ada pun temuan dilapangan itu tanggung Jawab mereka.

Ditempat terpisah,  Beberapa tokoh masyarakat Desa fadoro Fulölö kepada Awak media juga mengeluhkan Gaya Kepemimpinan Pj. Kades Fadoro Fulölö yang  Amburadul, tidak tertata dengan Bagus, seperti hal nya dengan Aparat desa bila kita perhatikan hanya beberapa Orang yang Lulusan SMA akibatnya Sumber daya Manusianya Minim,  Akibatnya segala sesuatunya yang mengerjakan adalah Kepala Desa, Seperti dalam Pertanggung Jawaban Keungan Desa Bendahara ada tetapi yang membuat SPj. Adalah kepala Desa, begitu juga pernah terungkap di rapat Desa Bahwa yang Mengoperasikan Sistim keuangan desa adalah Kepala Desa itu sendiri, padahal itu tanggung Jawab Bendahara. 

Oleh karena itu kami sangat berharap kepada Bupati Nias Utara melalui Inspektorat Kabupaten Nias Utara Mengaudit dengan benar Anggaran Dana Desa Fasoro Fulölö dan juga Anggaran Covid-19 karna Banyak yang tidak tepat sasaran (Delianus Harefa)
Share:
Komentar

Berita Terkini