Kepala Rutan Klas I-A Tanjung Gusta Medan: Benar, Zakir Meninggal Karena Sakit

Editor: Irvan

DETEKSI.co - Medan, Zakir Usin alias Zakir Husin (47) warga Kampung Kubur/Kampung Sejahtera Kecamatan Medan Petisah, dikabarkan meninggal dunia akibat sakit jantung, Minggu (27/9/2020).

Menurut informasi, Zakir merupakan warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1-A Tanjung Gusta Medan yang ditangkap saat berada di Jakarta atas kasus pencucian uang oleh Polisi, ini meninggal dunia di Rutan Medan.

Ketika dikonfirmasi DETEKSI.co kepada Kepala Rutan Klas I-A Medan, Theo Adrianus Purba AMD IP SH MH mengenai warga binaannya yang bernama meninggal dunia. "Benar, Zakir meninggal di klinik Rutan karena sakit jantung," ujarnya.

Masih kata Theo Adrianus Purba jenazah salmarhum sudah di serahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan.

Tambah Karutan lagi,ada 25 orang saat ini dirawat karena sakit di Klinik Rutan.infonya zakir ke kamar mandi klinik rutan ,namun ketika diketok pasien lain si zakir sudah jatuh dikamar mandi,"terangnya.

Sebelumnya diketahui bahwa Mahkamah Agung (MA) menghukum Jakir Usin alias Zakir Husin (47) warga Kampung Kubur/Kampung Sejahtera Kecamatan Medan Petisah, selama 15 tahun penjara dan denda sebesar Rp 1 miliar subsider 6 bulan penjara. Bandar (BD) narkoba kelas kakap itu dinyatakan terbukti sebagai pemilik narkotika jenis sabu seberat 46,98 gram.

"Untuk perkara atas nama Zakir, putusan MA menguatkan putusan PT Medan," ujar jaksa penuntut umum (JPU) Chandra Naibaho.

Setelah mendapat pemberitahuan dari MA itu, Chandra Naibaho langsung mengambil salinan putusan ke PN Medan untuk melakukan eksekusi terhadap Zakir Husin. Zakir Husin dinyatakan terbukti melanggar Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Selain perkara ini, polisi juga menjerat Zakir Husin dengan perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Berdasarkan penyelidikan, polisi menyita seluruh harta benda milik Zakir yang ditaksir mencapai Rp 8 miliar. Harta benda itu berupa 6 unit rumah dan bangunan. Sedangkan aset bergerak berupa mobil yang telah disita polisi.(Red/Pea)

Share:
Komentar

Berita Terkini