Pengusaha Galian C Tutup Lubang Lokasi Tenggelamnya Deco

Editor: DETEKSI.co author photo

DETEKSI.co - Asahan, Pihak CV. Sultan Samudra selaku perusahaan pemegang izin galian C di desa tinggi raja kecamatan Tinggi Raja Kab Asahan Akhirnya ,Senin (14/09) sore, menutup lokasi lubang bekas galian C yang mengakibatkan tewasnya Deco (13) saat bermain di lokasi pada kamis (03/09) kemarin.

Hal tersebut, sesaat Darwin selaku pemegang izin galian C dicecar dan didesak pihak Kacabdis wilayah IV Labuhanbatu untuk segera menutup beberapa titik lubang dilokasi  galian.

" iya ,hari ini kami sedang melakukan penutupan lubang-lubang tersebut" bilang Darwin saat dikomfirmasi wartawan.

Kepada wartawan dia mengaku sudah di tegur dan didesak dinas terkait untuk menutup 4 lokasi lubang, guna menangtisipasi peristiwa serupa yang telah menrenggut nyawa salah seorang bocah yang berdomisili di sekitar lokasi galian.

Sementara, Kepala Cabang Dinas Wil IV Labuhan Batu Sariguna Simanjuntak,ST.,MT. Mengatakan bahwa pihak nya akan menindak tegas CV Sultan Samudra selaku perusahan yang melakukan aktivitas galian C tersebut, apa bila lubang- lubang tersebut tidak dilakukan penutupan," Sebagai Kacabdis wilayah IV apabila dalam minggu ini lubang atau void tidak ditutup maka saya akan rekomendasikan agar ijin CV.Sultan Samudra segera dicabut" katanya.

Untuk diketahui bahwa, Kolam bekas galian C sepanjang lima meter kedalaman 3 meter di Desa Tinggi raja Kecamatan Tinggi Raja Kabupaten Asahan memakan korban seorang bocah bernama Deco, berusia 13 tahun.

Deco diketahui bermain bersama teman-temannya pada sore hari di sekitar kolam. Ia justru tak kembali hingga malam hari dan orang tuanya lalu mencari keberadaan bocah tersebut. Hingga pada akhirnya sang ayah bernama Suheri curiga menanyakan keberadaan anaknya kepada teman temannya dan didapat informasi kalau Deco tenggelam saat bermain pada Kamis (3/9/2020).

Kepala Dusun (Kadus) setempat, Ali Sinurat membenarkan kejadian tersebut. Sebelum ditemukan tewas, ayah korban, Suheri bertanya kepada istrinya, Sukamsiati tentang keberadaan anaknya, sebab usai maghrib anak sulung mereka tidak terlihat berada di rumah.

"Awalnya ayah korban nanya sama istrinya, nanya Deco mana kok belum pulang, terus si ibu bilang, kalau Deco lagi salat di masjid," ujar Ali, Sabtu (5/9/2020).

Meski dibilang demikian, lanjut Ali, ayah korban tak langsung percaya, lantaran melihat sepeda anaknya ada terparkir di rumah mereka.

"Ayah korban pun curiga dan langsung bertanya kepada teman teman sepermainan anaknya lalu didapat informasi kalau anaknya tenggelam di seputar kolam galian C," sebutnya.

Dibantu masyarakat sekitar, warga akhirnya melakukan pencarian dan menemukan jasad bocah yang masih duduk di kelas IV SD tersebut di dasar kolam. (Dian)

Share:
Komentar

Berita Terkini