Diduga Gelapkan Ijazah, Pimpinan Koperasi Simpan Pinjam KBN Resmi Dilaporkan ke Polisi

Editor: DETEKSI.co author photo
Korban Dedy didampingi Penasehat Hukum, Sarozinema Laia.

Deteksi.co-Medan, Oknum Pimpinan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) KBN, inisial FM diduga melakukan penggelapan Ijazah mantan karyawan, tak terima perlakuan pimpinan koperasi selanjutnya Senin (5/10/2020) korban melaporkan ke SPKT Polrestabes Medan didampingi penasehat hukum.

" Iya bang, saya bekerja di KSP dari tahun 2010, Ijazah SD, SMP dan SMA Asli ditahan hingga sekarang belum dikembalikan, padahal saya tidak kerja lagi disitu, " kesal korban kepada wartawan.

Ijazah itu sangat saya butuhkan untuk keperluan wisuda nanti. Dedy mengaku sedang melanjutkan study S1 di Perguruan Tinggi Ilmu Hukum.

Sementara Penasehat Hukum korban membenarkan perihal pengaduan kliennya Bahwasanya oknum pimpinan koperasi FM resmi dilaporkan, Sesuai Laporan Polisi Nomor:LP/2462/X/2020/SPKT Resta Medan, Tgl 5 oktober 2020.

" ijazah Asli tidak dibenarkan ditahan, hal ini sesuai UU ketenagakerjaan, apalagi korban sudah tidak lagi bekerja disitu dan ini sudah melanggar pasal 372 mengenai pengelapan." kata Sarozinema selaku Pengacara korban.

Menurut Sarozinema Laia, SH, Upaya teguran kepada bos koperasi sudah dilakukan dengan membuat dan mengirimkan surat somasi sebanyak tiga kali agar dapat dibicarakan dengan baik baik, Namun itikad baik kami tidak dihargai maka terpaksa kami menempuh jalur hukum, tegasnya. (Ded)

Share:
Komentar

Berita Terkini