Iklan KPU Kota Medan

Iklan KPU Kota Medan
Ayo Nyoblos, 09 Desember 2020

2 Oknum TNI Dikeroyok, Akhirnya 3 Pengemudi Moge Ditahan Polisi

Editor: DETEKSI.co author photo

DETEKSI.co - Bukittinggi, Kejadian pengeroyokan atas dua anggota TNI dari Kodim 0304/Agam di Bukittinggi oleh oknum anggota klub motor Harley-Davidson ini bisa dijadikan perenungan bagi para pengguna jalan raya, karena semua memiliki hak dan kewajiban yang sama.

Tidak ada satu pun orang Indonesia yang memiliki hak lebih tinggi hingga seolah bisa ugal-ugalan, atau merasa seolah paling hebat dan mau seenaknya menggunakan jalan raya.

Video pengeroyokan yang terjadi saat anggota klub Motor Gede (Moge) konvoi di daerah Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), sungguh videonya tak etis dan itu kejadian yang sangat memalukan dari orang-orang yang diyakini memiliki pendidikan dan status sosial yang cukup baik.

Benar bahwa para pengeroyok tersebut sudah menyampaikan permintaan maaf secara berulang-ulang seperti berikut ini:

"Kami dari Harley-Davidson Owners Grup meminta maaf kepada prajurit Kodim 0304/Agam dan kepada seluruh anggota TNI atas pengeroyokan anggota TNI di Bukittinggi."

Namun pihak kepolisian menyatakan proses hukum terus berlanjut, dan korban pun sudah membuat laporan terkait pengeroyokan tersebut, dan ststusnya sudah pasti terbukti melakukan tindak pidana 170 (KUHP tentang pengeroyokan) sesuai alat bukti dan keterangan saksi.

Penganiayaan terhadap dua anggota TNI berpangkat serda itu terjadi pada hari Jumat, 30 Oktober 2020, sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu kedua anggota TNI tengah melintas di Jalan Hamka, Guguk Panjang, Bukittinggi.

Kedua anggota TNI yang berboncengan menepikan kendaraan mereka saat konvoi moge melintas. Ternyata ada rombongan konvoi yang tertinggal dan mengendarai moge secara arogan hingga membuat sepeda motor dua anggota TNI keluar bahu jalan.

Singkat cerita, terjadi cekcok mulut saat anggota TNI menyetop dan menanyakan maksud konvoi moge itu memotong jalannya. Akhirnya terjadi pemukulan terhadap kedua anggota TNI yang berdinas di Kodim 0304/Agam. Tampak sejumlah orang berjaket kulit dan celana jins melakukan pengeroyokan terhadap anggota TNI yang berpakaian bebas.

Polisi yang ada di lokasi sempat melerai, namun oknum anggota moge tetap melakukan penyerangan terhadap anggota TNI yang sudah dalam posisi tertidur meringkuk. Akibat pengeroyokan itu, dua anggota TNI mengalami luka. Serda Mis mengalami pecah bibir bagian atas, sementara Serda MY mengalami memar pada kepala belakang sehingga sempat mendapat perawatan di rumah sakit.

Rombongan pengendara moge tersebut ternyata berasal dari Bandung, Jawa Barat yang hendak touring ke Sabang, Aceh yang dimulai 29 Oktober hingga 8 November 2020 mendatang dengan titik awal touring via darat mulai dari Bandung hingga ke Sabang Aceh. (WS/Red)
Share:
Komentar

Berita Terkini