DPP AJH & DETEKSI.co

Anggota DPRD Medan Desak Pemko Tertibkan PK5 di Sekitar Gedung Arca

Editor: Irvan

DETEKSI.co - Medan, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, David Roni Ganda Sinaga, SE mendesak Pemerintah Kota Medan segera menertibkan para pedagang kaki lima (PK5) yang ada berjualan menggunakan trotoar jalan di sekitar Gedung Arca, dan Jalan Stadion Teladan Kecamatan Medan Kota, karena sudah meresahkan pengguna jalan. Selain melakukan penertiban, David Roni juga meminta Pemko Medan menyediakan tempat bagi para pedagang kaki lima (PK5) sebagai solusi agar tidak lagi berjualan di atas trotoar dan pinggir Jalan.

Hal ini disebabkan, banyaknya informasi maupun laporan masyarakat yang sampai kepadanya yang mengeluhkan keberadaan PK5 salah satu penyebab kemacetan. Selain itu, hak para pejalan kaki juga terabaikan.

Pemerintah kota Medan dinilai politisi dari Partai PDI Perjuangan Kota Medan ini tidak tegas dalam menjalankan peraturan, sehingga membuat para pedagang semakin merajalela dan menggampangkan segala cara agar terus dapat berjualan di Pinggir Jalan maupun diatas trotoar.

“Padahal pemerintah Kota Medan mempercantik trotoar selain untuk keindahan, juga untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para pejalan kaki. Namun, kita lihat saat ini, trotoar Jalan malah dijadikan tempat untuk berusaha (berjualan) dan terlihat semakin semraut,” terang David Roni, Jumat (20/11/2020).

Diterangkan wakil rakyat dari Dapil IV ini lagi, sebenarnya sudah ada dibangun tempat para pedang di dekat stadion teladan disediakan, namun karena adanya pembiaran yang dilakukan sehingga para PK5 tetap berjualan dipinggir Jalan dan diatas trotoar.

” Ini kenapa terjadi?, sebab, pemko Medan tidak tegas dan Satpol PP Kota Medan selaku penegak perda dinilai banci dalam menegakkan peraturan dan diduga juga Satpol PP Kota Medan ada mainan dengan para PK5 tersebut,” tergasnya.

Menurut David Roni, jika saja pemko Medan tegas melakukan penertiban, kepada para PK5 di seputaran Gedung Arca dan Kampus ITM maupun Taman Teladan, maka tidak akan ada lagi para PK5 yang bebas berjualan di tempat tersebut.

Camat Medan Kota usulkan PK5 di alihkan ke Taman Teladan

Sementara itu, Camat Medan Kota, Chairunisa saat diminta wartawan tanggapannya seputar kegiatan para pedagang Kaki lima (PK5) yang sudah sembraut dengan berjualan sehingga menghilangkan fungsi trotoar mengatakan kalau permasalahan tersebut sudah lama terjadi. Pihak Kecamatan juga sudah berulangkali mengarahkan para pedagang agar tidak berjualan di atas trotoar maupun di pinggir Jalan.

” Kita juga sudah menurunkan lurah dan kepala Lingkungan ditemani pihak Satpol PP Kota Medan melakukan penertiban para PK5 tersebut, namun, tidak juga berhasil, nanti ribut-ribut dengan pedagang, malah kita jadi berlawanan dengan mahasiswa, yang diduga suruhan para pedagang. Ini yag tidak kita inginkan,” katanya.

Camat Medan Kota ini juga meminta kesadaran dari para pedagang kaki lima itu sendiri yang harus mengerti bahwa apa yang dilakukan mereka menyalahi aturan.

“Bukan maksud kita untuk menghilangkan rezeki para pedagang, tapi hendaklah dilihat juga kepentingan masyarakat lain. Kan bisa saja berjualan di tempat yang ada disediakan atau carilah tempat yang tidak mengganggu hak-hak orang lain seperti pejalan kaki,” terang Chairunisa.

Ia juga menawarkan ide, bagaimana jika para PK5 yang berjualan diatas trotoar dan pinggir jalan dibuatkan tempat khusus semisal di lokasi taman teladan.

Komisi IV DPRD Kota Medan Tidak Setuju

Politisi dari Partai PDI Perjuangan, David Roni Ganda Sinaga malah tidak setuju jika para PK5 tersebut diberikan tempat khusus dengan memakai lahan Taman Teladan. Sebab, saat ini komisi IV DPRD Kota Medan sedang gencarnya meminta kepada Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan untuk menata taman-taman yang ada di kota Medan termasuk Taman Teladan agar di kembalikan ke fungsinya sebagai taman kota dan dapat tempat berekreasi.

” Bukan malah dijadikan tempat orang berjualan, ini sudah menyalahi. Kita heran saja, kenapa Satpol PP sampai saat ini melakukan pembiaran terhadap para pedagang yang ada berjualan di lokasi taman teladan tersebut. Negara ini adalah negara hukum, jadi tidak seenaknya kita saja tinggal di kota Medan ini,” kata anggota Komisi IV DPRD Kota Medan ini.

Tambah David Roni lagi, silahkan pemko Medan segera melakukan penertiban para PK5 tersebut dan silahkan juga sediakan tempat bagi para PK5 tersebut.

” Kita ingin wajah kota Medan ini tidak lagi sembraut dan trotoar dapat dikembalikan ke fungsinya semula dengan memberikan hak pejalan kaki,” tutupnya.(Red)

Share:
Komentar

Berita Terkini