DPP AJH & DETEKSI.co

Ketua Komisi IV DPRD Kota Medan Berharap 2021 Jalan Tol Letda Sujono Tidak Banjir Lagi

Editor: Irvan

DETEKSI.co - Medan, Ketua Komisi IV DPRD Medan Paul Mei Anton Simanjuntak berharap agar semua permintaan utama masyarakat lewat para anggota dewan dapat diakomodir terutama persoalan drainase, dimana genangan air tetap terjadi setiap kali turun hujan

“Kita berharap 2021 jalan Tol Letda Sujono tidak terjadi banjir lagi, pasalnya belum ada  drainase dari jalan  Letda Sujono tepat di bawah jembatan tol ke arah Titi Sewa, Tembung. Semoga dengan kepemimpinan Kadis PU Zulfansyah kota Medan bisa lebih baik lagi”, Harap Politisi Partai PDIP ini saat RDP dengan Kadis PU Kota Medan Zulfansyah beserta jajarannya, Selasa (10/11/2020).

Paul menegaskan bahwa pihaknya akan mengukur ulang dan akan  lapangan menyangkut pembangunan drainase maupun perbaikan jalan, sebab adanya perubahan struktur akibat kondisi cuaca.

Ia juga mempertanyakan kenapa jalan Tol di Letda Sujono berubah menjadi jalan nasional.

Anggota DPRD lainnya, Politisi Partai Gerindra Deddy Akhsyari Nasution mempertanyakan, penyelenggara kontruksi apakah terbuka untuk umum atau khusus untuk dinas PU.

“Jalan Garu VI dan Bajak V kelurahan Amplas, diharapkan 2021 nanti agar bebas banjir, mohon dipertimbangkan bapak Kadis PU” tandas Deddy kepada Zulfansyah.

Sementara itu anggota DPRD lainnya yang hadir Edwin Sugesti Nasution, Renville, Hendra DS, Daniel Pinem, Antonius Tumanggor dan Syaiful Ramadhan juga menyoroti soal drainase dan berharap dengan masih ada dana gelondongan agar bisa dianggarkan di 2021, sehingga tidak ada lagi genangan air disana sini apabila turun hujan.

“Diharapkan ke depannya drainase bisa dilaksanakan, masyarakat sudah berkali kali menuangkan lewat Reses, tapi tidak juga terealisir sampai saat ini.Jadi diharapkan kinerja Dinas PU jangan lagi bobrok seperti 2019 lalu” tandas Renville, Politisi PSI.

Menjawab pertanyaan DPRD, Kadis PU Zulfansyah menjelaskan soal banjir dibawah jembatan Tol jalan Letda Sujono itu sudah menjadi persoalan lama.

“Hal ini trkait dengan wilayah Deli Serdang, apalagi genangan air yang seharusnya dialirkan ke sungai Titi Sewa jalannya mndaki dan harus ada koordinasi dng berbagai pihak terutama dng pemerintah Deli Serdang”, kata Julfansyah.

Dijelaskannya Ada beberapa titik yg hampir membatu k arah titi sewa karena arah jalan mendaki k arah Titi Sewa, sehingga air tergenang di seputaran letsu dan tidak visa mengalir ke Titi Sewa.(Red)

Share:
Komentar

Berita Terkini