Iklan KPU Kota Medan

Iklan KPU Kota Medan
Ayo Nyoblos, 09 Desember 2020

Ketum Formanelim Menilai Pengusaha Ikan Diraja Malaysia Diduga Ekploitasi ABK WNI

Editor: DETEKSI.co author photo

DETEKSI.co - Belawan, Alfian merasa prihatin terhadap nelayan Indonesia melakukan pencurian ikan menggunakan kapal ikan milik pengusaha ikan malaysia di negara nya sendiri.

Penangkapan terhadap dua kapal ikan berbendera Malaysia PKFA 9595 dan PKFA 7435 oleh pengawas HIU 01 milik Direktorat Jenderal PSDKP, disorot nelayan Kota Medan.

Pasalnya kedua kapal ikan asing tersebut memiliki tekong (nakhoda) dan anak buah kapal (ABK) berwarga negara Indonesia. Ironisnya melakukan pencurian ikan di negaranya sendiri.

Ketua Umum Forum Masyarakat Nelayan Indonesia Mandiri (Formanelim) Alfian Muhammad Yunan menilai kalau para pengusaha ikan Diraja Malaysia melakukan ekploitasi ABK warga negara Indonesia (WNI) untuk melakukan pencurian ikan di negaranya sendiri.

"Kita menilai, kalau pengusaha Diraja Malaysia telah melakukan dugaan ekploitasi anak buah kapal yang berwarga negara Indonesia." ucap Alfian saat ditemui Wartawan di Belawan, Selasa (3/11/2020).

"Kalau menurut pengakuan ABK WNI yang di tangkap, ini dilakukan nya demi ekonomi keluarga, karena miskin sehingga hilang rasa nasionalisme kepada negara. Seharus ini menjadi perhatian pemerintah. Agar tidak ada lagi nelayan kita melakukan pencurian ikan di negaranya sendiri," tegas Alfian. (Usman)

Share:
Komentar

Berita Terkini