MUI Batam Tingkatkan Persatuan dan Kesatuan Anak Bangsa

Editor: DETEKSI.co author photo

DETEKSI.co - Batam, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Ormas Islam se-Kota Batam melakukan konsolidasi dan silaturahmi di Hotel Pusat Informasi Haji (PIH), Selasa (24/11/2020).

Pertemuan ini dalam rangka rapat koordinasi meningkatkan kondusifitas kehidupan umat yang harmonis.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batam, KH Usman Ahmad mengatakan, menyikapi situasi lokal maupun nasional terkini, MUI bersama ormas Islam akan tetap menjadi garda terdepan menciptakan suasana kondusif di Batam.

"Semoga kita semua yang diklaim hari ini menjadi pemimpin, jadilah pemimpin perekat, yang tidak lain untuk meningkatkan kondusifitas," kata KH Usman Ahmad.

Ia mengajak ormas Islam khususnya, dan semua anak bangsa pada umumnya untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Lebih rinci menjag ukhuwah Islamiyah (persaudaraan umat Islam) dan ukhuwah wathaniyah (persaudaraan bangsa).

"Allah SWT memerintahkan kita untuk bersatu dan melarang berpecah belah," ujarnya.

Dirinya juga mengingatkan, perihal perbedaan bukanlah kelemahan dan justru sunatullah yang menguatkan. Bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke, lanjut dia, berbilang suku, agama, budaya.

"Silahkan beda tapi tetap kita satu bangsa, satu tanah air, satu bahasa. Prinsip menjaga persatuan dan kesatuan ini harus kita jaga terus menerus dan tidak boleh bosan," ungkapnya.

Tidak berhenti di situ, saat ini Kepulauan Riau akan melaksanakan Pilkada serentak, baik pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur maupun Walikota dan Wakil Walikota.

Ia berharap, perbedaan pilihan tidak hendak membawa pertentangan yang menimbulkan perpecahan baik tingkat elit maupun akar rumput (massa).

"Kami meminta dengan segala ketulusan, secara institusi bisa netral namun tak membatasi pilihan pribadi. Mari sama-sama menjaga kondusifitas Batam," tutupnya.

Diwaktu yang bersamaan, Pjs Wali Kota Batam Syamsul Bahrum mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memuat dua hal sekaligus yakni membangun kekuatan di dalam dan di luar guna mewujudkan persatuan dan kesatuan.

"Bahasa yang dipakai dalam acara ini inspiratif secara narasi literatur bahasa. Perlu penguatan di dalam dan membangun kekuatan keluar. MUI dan Ormas Islam membuktikan andilnya menjaga persatuan dan kesatuan," tegasnya. (Hendra S)

Share:
Komentar

Berita Terkini