Iklan KPU Kota Medan

Iklan KPU Kota Medan
Ayo Nyoblos, 09 Desember 2020

Tembak Anggota Polrestabes Medan, Pecatan Brimob Tumbang Ditembak Polisi

Editor: Irvan

DETEKSI.co - Medan, Tersangka penembakan kepada anggota Polsek Medan Barat Aiptu Robinson Benard Johan Silaban (56) tumbang ditembak tim Jahtanras Polrestabes Medan di kawasan Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Pelaku Kamiso pecatan Brimob Tahun 1999 warga Bandar Glumpang, Desa Sukawati, Kecamatan Sukawati Gianyar/ Komplek Lapangan Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang bukan menyerahkan diri ke Polsek setempat namun bersembunyi di Desa Sampali dikejar dan berhasil ditangkap. 

"Tersangka terpaksa ditembak kakinya karena telah menembak anggota Polrestabes Medan, " ucap Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko, SH, SIK, MSi didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Martuasah Tobing, SH, SIK, MH dan Wakasat Reskrim, AKP Rafles, SH, SIK dalam konferensi pers di Mapolrestabes Medan, Selasa (3/11/2020) sore. 

Kombes Riko menjelaskan, tersangka melakukan penembakan itu datang bersama teman - temannya pada tanggal 26 Oktober 2020 lalu ke bengkel milik korban Aiptu Robinson di Jalan Gagak Hitam No. 8 Medan yang mengenai rusuk sebelah kiri. Pada saat kejadian, para perusuh itu langsung merusak steling dan barang - barang bengkel milik Aiptu Robinson.  Sehingga korban yang ada saat itu memperingati tersangka bersama teman - temannya untuk menghentikan perusakan barang milik korban.

Selanjutnya, korban memperingati dengan cara meletuskan senjata ke bawah sehingga tersangka berhenti melanjutkan aksi perusakan tersebut. Kemudian Kamiso mendekati korban di dalam bengkel tersebut. 

Saat dekat Kamiso memikul tangan Robin dengan dabel stik. Sehingga korban terjatuh dengan senjata, senpi itu juga direbut oleh Kamiso dan menembak Robin sebanyak 3 kali. Namun 1 peluru masuk ke tubuh sebelah kanan korban sedangkan 2 tembakan lagi macet. "Dari kejadian itu pelaku ingin menghabisi Robin di dalam bengkelnya itu, " terang Kombes Riko. 

Selain Kamiso, seorang wanita yang juga turut terlibat dalam penyerangan itu ikut ditangkap bernama Nina Wati (50). Sedangkan 3 lagi yang masuk DPO masing - masing Endang (45) Hatta (30) dan Ameng (45). "Ketiga harus menyerahkan diri kalau tidak menyerahkan diri bakal ditembak petugas Polrestabes Medan, " jelas Kombes Riko. 

Kombes Riko mengaku, akan mengejar para pelaku tersebut yang ikut menyerang Robinson. Dari pelaku itu petugas berhasil menyita barang bukti 1 senpi dan 1 buah dabel stik (Red/Pea)

Share:
Komentar

Berita Terkini