DPP AJH & DETEKSI.co

Unit Reskrim Polsek Patumbak Ringkus Penganiaya Penjaga Kost - Kosan Wanita, Seorang Lagi DPO

Editor: Irvan

DETEKSI.co - Medan, Unit Reskrim Polsek Patumbak berhasil mengungkap penganiayaan secara bersama-sama terhadap korban Robin Cristian Silaban yang merupakan penjaga kost-kosan khusus perempuan di Jalan Pertahanan Gang Rawa, Kel. Timbang Deli, Kec. Medan Amplas, pada Kamis, 05 Nopember 2020, sekitar pukul 23.00 WIB.

Awalnya, seorang pelaku bernama Hendra Simatupang (30), mendatangi kost-kostan khusus perempuan yang di jaga oleh korban Robin Cristian Silaban, pada Kamis, 05 Nopember 2020, sekitar pukul 22.00 WIB.

Karena itu merupakan kost-kostan khusus perempuan, kemudian korban melarang Hendra untuk masuk ke dalam areal kost-kostan tersebut dan laki-laki dilarang masuk, namun pelaku Hendra tetap ngotot sehingga terjadi perdebatan dan akhirnya saling adu pukul.

Kemudian warga yang ramai datang melerai keduanya, lalu pelaku Hendra mengatakan, "Ayo kita ke kantor PKN, biar kau jelaskan ini semua kepada Ketua, kalau nggak aku bawa massa dua mobil kemari".

 Lalu korban bersama pelaku Hendra berjalan kaki bersama-sama ke kantor Ormas PKN (Pemuda Karya Nasional) di Jalan Panglima Denai, Kel. Timbang Deli, Kec. Medan Amplas (Ruko Amplas).

Sesampainya di kantor Ormas yang berada di komplek ruko Amplas, pelaku kembali marah-marah kepada korban, dan pada saat itu pelaku Bolas Sianipar (51) Mandor Morina 138, warga Jalan Pertahanan Gang Rawa, Kel Timbang Deli, Kec. Medan Amplas sedang berada di kantor Ormas tersebut.

Selanjutnya, pelaku Hendra menjelaskan awal permasalahan kepada Bolas Sianipar yang merupakan Bendahara Ormas PKN, lalu pelaku Hendra menjelaskan permasalahannya pelaku Bolas. Tiba-tiba tanpa dikomandoi,  pelaku Hendra dan Bolas secara bersama-sama melakukan penganiayaan terhadap korban dengan cara menendang korban dengan kaki kanannya sehingga korban terjatuh, selanjutnya, secara bergantian mereka memukuli korban dengan tangan, lalu menginjak-injak korban. 

Lagi-lagi warga yang melihat penganiayaan itu langsung melerai hingga akhirnya korban bisa keluar dari tempat tersebut dan langsung mendatangi Polsek Patumbak untuk membuat laporan pengaduan.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka lebam di wajah dan rasa sakit di seluruh tubuhnya.

Setelah menerima laporan korban, pada Senin, 23 November 2020, sekitar pukul 15.00 WIB Tekab Polsek Patumbak yang menerima informasi dari masyarakat bahwa pelaku Bolas Sianipar sedang berada di rumahnya di Jalan Panglima Denai, Kel. Timbang Deli, Kec. Medan Amplas, kemudian Team dipimpin oleh Kanit Reskrim Iptu Philip Antonio Purba, SH, MH dan Panit Reskrim Ipda M. Yusuf Dabutar, SH langsung melakukan penangkapan. 

"Pada saat ditangkap pelaku tidak melakukan perlawanan dan mengakui perbuatannya," ujar Kapolsek Patumbak, Kompol Arfin Fahreza,SIK kepada wartawan, Kamis (26/11/2020), sembari mengatakan untuk pelaku Hendra masih dalam pencarian (DPO)

Atas perbuatannya, lajut Kapolsek Patumbak, Kompol Arfin Fahreza, menerangkan bahwa pelaku Bolas Sianipar disangkakan dengan Pasal 170 ayat (1) jo Pasal 351 ayat (1) dari KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara paling lama lima tahun enam bulan.(Red/Pea)

Share:
Komentar

Berita Terkini