Awal Januari Dilakukan Sekolah Tatap Muka, Pemko Diminta Keluarkan Aturan Penegakan Prokes

Editor: Irvan

DETEKSI.co - Medan, Ketua Komisi II DPRD Medan meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan agar mengeluarkan kebijakan serta aturan-aturan tegas guna penegakan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat terkait rencana ditetapkannya Januari 2021 kembali sekolah seperti biasa tatap muka.

Surianto  yang biasa disapa Butong  mengatakan hal itu ketika diminta tanggapannya tentang rencana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim yang akan membuka aktivitas belajar tatap muka kembali ke sekolah awal Januari 2021, di Gedung DPRD Kota Medan Jalan Kapten Maulana Lubis Medan, Kamis (03/12/2020).

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Medan ini menambahkan, keikhlasan tanpa was-was dari orang tua melepas anaknya kembali ke sekolah seperti biasa juga harus menjadi bahan pemikiran yang matang bagi para pemutus kebijakan.

“Pemberlakuan belajar secara tatap muka tersebut juga harus melihat bagaimana kondisi dan perkembangan pandemi Covid-19 di Kota Medan, jangan malah nanti timbul kluster baru yang tak bisa dihindari,” kata dia.

“Kalau masih Kota Medan masih berada di zona merah, sebaiknya belajar tetap daringlah. Tapi kalau sudah kuning dan hijau boleh diberlakukan, tapi harus mengikuti Prokes yang ketat,” tegasnya

Dia juga mengingatkan agar pembukaan sekolah itu harus memandang segala aspek terutama prioritas tingkatan sekolah yang dimulai dari menengah atas. “Kalau masih Taman Kanak-kanak, SD dan SMP janganlah, itukan belum bisa diatur. Tapi kalau sekolah menengah atas bisa lah,” katanya.

Sementara, Pjs Walikota Medan Ir H Arief Sudarto Trinugroho MT saat dimintai komentarnya terkait rencana pemerintah membuka kembali aktivitas sekolah mengatakan, Pemko Medan masih menunggu bagaimana aturan yang akan diberlakukan untuk pembukaan sekolah pada awal 2021.

“Kita masih menunggu, untuk Sumut ditentukan pak Gubernur, sekarang sedang dikaji. Dan nanti akan kita jabarkan lagi. Secara berjenjang, dari pemerintah pusat, provinsi dan kita jabarkan lagi di Medan, nanti kita tinjau situasinya karena berbeda antara satu daerah dengan lainnya,” sebutnya.(Red)

Share:
Komentar

Berita Terkini