DPP AJH & DETEKSI.co

Natal dan Tahun Baru 2021, GANNAS SU Minta Polisi dan BNN Razia Tempat Hiburan

Editor: DETEKSI.co author photo
Ketua DPW GANNAS SU, dr. Emirsyah Arvian Harahap bersama Pengurus Harian.

DETEKSI.co - Medan, Maraknya peredaran Narkoba di Provinsi Sumatera Utara, membuat Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Gerakan Anti Narkoba Nasional Sumatera Utara (DPW GANNAS SU), dr. Emirsyah Arvian Harahap angkat bicara dengan tegas meminta agar aparat penegak hukum BNN dan Polisi konsisten memberantas narkoba.

Kepolisian Daerah Sumatera Utara diminta menindak tegas lokasi hiburan malam yang melanggar aturan Protokol kesehatan, melewati jam operasi, serta terindikasi adanya peredaran dan penyalahgunaan narkoba serta tempat prostitusi jelang perayaan natal dan tahun baru harus disikapi serius oleh Muspida Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

" Keberadaan lokasi hiburan malam yang nakal, ditengarai dapat menggangu kekhususan beribadah menjelang perayaan besar Hari Natal dan Tahun Baru." kata Ketua DPW GANNAS SU didampingi Ketua bidang hukum Adv. Indra Surya Nasution, SH Sabtu (12/12/2020).

Disamping itu kata dr. Emirsyah, diskotik maupun Karaoke TV (KTV) yang rawan narkoba dan prostitusi, juga sangat membahayakan generasi muda serta meresahkan masyarakat.

Hal senada juga diungkapkan Indra katanya, aparat penegak hukum harus konsisten bertindak menertibkan lokasi hiburan malam yang melanggar aturan, dan terlebih ditengarai menjadi lokasi sarang narkoba serta prostitusi.

" Nyaris tidak ada gebrakan BNN dan Polisi dalam melakukan Razia, seharusnya Natal dan jelang Tahun Baru ini harus lebih diintensifkan, artinya aparat penegak jangan terlena akan bahaya laten narkoba yang semakin hari semakin membahayakan generasi penerus, " ucap Ketua Bidang Hukum Gannas SU kepada Wartawan DETEKSI.co

" Sebagai aktivis, saya berharap kepada pihak berwenang agar berani menindak pemilik maupun pengelola lokasi hiburan malam yang nakal. Bila terbukti ada pelanggaran harus disegel selanjutnya ditutup, tegas ISN sapaan akrabnya kepada kuli tinta.

Tidak rahasia lagi, bahwasanya sejumlah lokasi hiburan malam yang terindikasi sebagai sarang peredaran dan penyalahgunaan narkoba, kata ISN mengakhiri pembicaraannya (ISN).

Share:
Komentar

Berita Terkini