DPP AJH & DETEKSI.co

Perawani Anak Tetangga, Supir Angkot Diciduk Polsek Patumbak di Rumahnya

Editor: Irvan

DETEKSI.co - Medan, Diduga mencabuli anak dibawah umur, Rio Sempana (24) di ringkus personil Unit Reskrim Polsek Patumbak pada Selasa, 15 Desember 2020, sekira pukul 01.00 WIB.

Alkisah penangkapan itu bermula atas laporan korban ke Polsek Patumbak, pada Minggu, 22 November 2020, sekira pukul 13.30 WIB, tersangka mengirim pesan kepada korban berinisial PA (17) "Ada orang di rumah?” tanya tersangka, lalu korban menjawab “Gak ada”. Selanjutnya tersangka datang ke rumah korban di Jalan Sari Desa Marindal I, Kec. Patumbak dan tersangka pun langsung masuk ke dalam rumah.

Karena sudah di ubun-ubun, lalu tersangka menarik korban ke dalam kamar dan memaksa korban sambil mengatakan “Udah gak apa-apa itu, gak ada yang tau kalo gak ada yang kasih tau“. Kemudian korban dibaringkan di tempat tidur, lalu tersangka membuka celana korban dan berhubungan badan dengan korban. Setelah puas melampiaskan hasratnya, tersangka langsung meninggalkan korban di dalam kamar. 

Kemudian tersangka kembali mendatangi korban pada Minggu 13 Desember 2020, sekira pukul 11.30 WIB, tersangka datang lagi ke rumah korban yang mana saat itu korban sedang menyapu di dalam rumah sendirian, lalu tersangka langsung memeluk korban dari belakang dan meremas payudara korban, lalu korban marah dan langsung mendorong tersangka sampai keluar rumah. Kemudian korban langsung menutup pintu rumah. Setelah orangtua korban pulang ke rumah lalu korban menceritakan perbuatan tersangka kepada orangtuanya. Merasa tidak senang, lalu orangtua korban membawa korban ke Polsek Patumbak untuk membuat laporan pengaduan.

Usai menerima laporan korban, pada Selasa, 15 Desember 2020, sekira pukul 01.00 WIB, Tekab Polsek Patumbak mendapat informasi dari keluarga korban bahwa tersangka sedang berada di rumahnya. Mendapat informasi tersebut Team yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Iptu Philip A. Purba, SH, MH langsung menuju ke rumah tersangka yang merupakan seorang supir angkot dan langsung mengamankan tersangka. 

"Pada saat diamankan tersangka tidak melakukan perlawanan dan mengakui perbuatannya," ujar Kapolsek Patumbak, Kompol Pol. Arfin Fachreza, kepada wartawan, Sabtu (19/12/2020).

Atas perbuatannya, lajut kata Kompol Pol. Arfin Fachreza, tersangka disangkakan dengan Pasal 81 ayat 2 jo pasal 76D subs pasal 82 ayat 1 jo pasal 76E dari UU RI tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah tentang Pengganti No.1 thn 2016 tentang Perubahan anak, dengan ancaman hukuman penjara paling lama lima belas tahun.(Red/Pea)

Share:
Komentar

Berita Terkini