DPP AJH & DETEKSI.co

Polres Gayo Lues dan Polda Aceh Komit Naikkan Status Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi DSI, Namun Masih Ada PR Dugaan Tipikor Lainnya

Editor: Irvan
Praktisi Hukum M Purba,SH.

DETEKSI.co - Banda Aceh, Keberhasilan Polres Gayo Lues  dan Polda Aceh dalam menaikkan status dugaan Korupsi dari tingakat Penyelidikan menjadi Penyidikan dalam waktu kurang lebih 6 bulan patut diberikan apresiasi penuh, hal itu diungkapkan oleh Praktisi Hukum M Purba,SH kepada awak media, Senin (21/12/2020), terkait dengan sudah dinaikkannya ke penyidikan kasus dugaan Korupsi makan minum Karantina Hafizh Tahun Anggaran 2019 senilai 9 M lebih itu.

"Namun dibalik keberhasilan dalam mengungkap kasus dugaan Korupsi tersebut, masih menyisakan dua Lidik yang sebelumnya sudah pernah dilakukan permintaan keterangan. PR Lidik tersebut adalah hibah KONI 2018 Dan Hibah PKK 2018, semoga dua PR ini juga akan ada kepastian hukumnya kedepan," ungkap Praktisi ini.

Dimana Seperti diberitakan sebelumnya bahwa Polres Gayo Lues telah berkomitmen melakukan Lidik terhadap 3 dugaan kasus Korupsi, diantaranya Kasus Makan minum Karantina Hafizh DSI tahun anggaran 2019,Dana Hibah PKK 2018,dan dana Hibah KONI 2018 silam.

Sebelumnya juga Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Aceh Selang sehari peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia), Dirkrimsus Polda Aceh Kombes Margyanta,SIK, pada Kamis/10/12/2020) , menjelaskan, bahwa kasus tersebut sudah siap digelar hari ini dan dari hasil gelar perkara maka penyidik telah menyimpulkan  kasus tersebut ditingkatkan dari penyelidikan menjadi penyidikan, tinggal menunggu penetapan calon tersangka, tegas Dikrimsus Polda Aceh Kombes Margyanta.SIK.

Kombes Pol,Margyanta,Sik menambahkan kembali bahwa pada tahun ini Polda Aceh khususnya banyak menangani perkara Korupsi, "insya Allah, semuanya berjalan dengan maksimal," tadas Kombes Margyanta.

Sebelumnya juga Praktisi hukum kabupaten Gayo Lues M Purba,SH, telah mengapresiasi kinerja unit Tipikor Polres Gayo Lues yang sudah maksimal dalam penanganan kasus dugaan Korupsi tersebut. Menurutnya bahwa kasus dugaan korupsi DSI di Kabupaten Gayo Lues adalah perkara khusus serta mendapatkan atensi yang sangat tinggi dari publik. "Untuk itu harus segera ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan," ucapnya.

Untuk Dirkrimsus Polda Aceh ,saya juga memberikan apresiasi karena sudah memberikan perhatian penuh terkait dengan penanganan kasus dugaan Korupsi yang ditangani oleh pihak Polres Gayo Lues ini, sebab tidak lama lagi akan segera gelar perkara dari penyelidikan menjadi Penyidikan. 

Bahwa berdasarkan informasi yang diterima langsung dari pengelola ponpes sebelumnya bahwa ada dugaan pemotongan anggaran terhadap pengadaan makan minum yang dilaksanakan oleh Dinas Syariat Islam, sehingga atas dugaan tersebut berlanjut hingga ke pulbaket di Tipikor Polres setempat.

Sebelumnya juga KPK yang diminta untuk memonitor Penanganan Kasus dugaan Korupsi DSI di Kabupaten Gayo Lues senilai 9 Milyar Lebih tersebut, Plt Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi bidang Penindakan Ali Fikri via WhatsApp beberapa waktu lalu mengatakan "Nanti akan kita cek perkembangan nya dan kita monitor terus," tuturnya.(TIM)

Share:
Komentar

Berita Terkini