Agung Harja, SH Dianiaya, Ketua KAUM Berang Minta Pelaku Segera Ditangkap

Editor: DETEKSI.co author photo

DETEKSI.co - Medan, Tindak Pidana Penganiyaan Berat dialami korban Adv. Agung Harja, SH diduga dilakukan oleh sekelompok orang, berujung dibuatnya Laporan Pengaduan di Polsek Medan Helvetia Selasa, (12/01/2021).

Korban didampingi Korps Advokat Alumni UMSU (KAUM) membuat laporan karena merasa dirugikan akibat penganiyaan.

Agung Harja mengatakan " dibagian dadanya terasa sakit, tangan kiri perih, dada kiri sakit, pipi kiri juga sakit dan dibagian kepala terasa pusing " kata korban kepada deteksi.co Rabu (13/1/2021)

Korban yang juga profesi Advokat dan bernaung di Korps Advokat Alumni UMSU (KAUM) menjabat sebagai Divisi Litigasi meminta dengan tegas para pelaku segera ditangkap dan di penjarakan.

Laporan Pengaduan di SPKT Polsek Medan Helvetia sekitar pukul 21.00 Wib sesuai lokus delicti (tempat kejadian perkara), yaitu di Jl. Setia Luhur, Kel. Dwikora, Kec. Medan Helvetia. Dalam membuat laporan Agung didampingi oleh Yusri Fachari, Ahmad Zupri Harahap dan Zoelfikar Alibuto yang merupakan perwakilan pengacara KAUM .

Adapun pasal yang disangkakan terhadap pelaku yaitu dugaan melakukan penganiayan berat dan penganiyaan dengan secara bersama-sama sebagaimana diatur dalam UU No. 1 tahun 1946 tentang KUHP Pasal 170 jo. Pasal 352. Hal itu sesuai dengan surat Tanda Bukti Lapor Nomor: No.STTLP/18/I/2021/SU/Polrestabes Medan/Sek. Medan Helvetia, tertanggal 12 Januari 2021.

Mahmud Irsad Lubis, SH, Ketua KAUM melalui Eka Putra Zakran, SH, Kadiv Infokom menyampaikan bahwa atas peristiwa ini, KAUM sangat marah dan meminta aparat untuk mengusut tuntas serta menangkap pelaku penganiyaan terhadap anggotanya itu.

"Tadi subuh saya ditelepon Ketua Irsad dari Jakarta, bahwa beliau sangat marah atas terjadinya penganiyaan terhadap pengacara kaum tersebut, jelas Eka Putra Zakran yang akrab di sapa EPZA.

Lebih lanjut, Epza menjelaskan bahwa dalam UU No. 18 tahun 2003 ttg Advokat, diatur tentang hak imunitas dari seorang Advokat. Artinya Advokat punya hak imunitas dalam menjalankan tugas-tugas profesi. Advokat itu dilindungi UU, jadi gak boleh diteror dan gak boleh dianiaya, apalagi ini penganiayaan berat, jelas tindak kriminal dong.

Makanya, kita dari pengurus KAUM sepakat agar aparat dapat bertindak tegas terhadap pelaku. Kami akan awasi perkara ini sampai pelaku ditangkap, tutup Epza.(AM)

Share:
Komentar

Berita Terkini