Dinsos Batam Diduga Tak Fasilitasi Santunan Korban Meninggal Covid-19

Editor: DETEKSI.co author photo

DETEKSI.co - Batam, Hingga saat ini, sebanyak 144 masyarakat Kota Batam menjadi korban meninggal virus Covid-19. Akan tetapi, sejumlah keluarga korban mengaku tidak mendapatkan santunan dari pemerintah, dalam hal ini Kementrian Sosial RI.

Padahal, pemerintah provinsi melalui jajaran pemerintah daerah wajib memfasilitasi setiap keluarga korban meninggal akibat Covid-19.

Hal tersebut didasarkan Surat Edaran (SE) Kementerian Sosial Nomor: 427/3.2/BS.01.02/06/2020 tentang Penanganan Perlindungan Sosial bagi Korban Meninggal Akibat Covid-19.

Salah satu keluarga korban meninggal akibat Covid-19, Acai (nama samaran) mengungkapkan, bahwa sejak ibunya meninggal pada 20 April 2020, pihak keluarga tidak mendapati santunan sedikit pun dari pemerintah.

"Tidak ada sama sekali, bahkan dari pihak Dinsos Batam tidak pernah menghubungi kami," ungkapnya, Selasa (26/1/2021).

Selain Acai, hal tersebut juga terjadi di sejumlah keluarga pasien meninggal yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Batam.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Batam Nuryanto mengaku baru mengetahui permasalahan ini. Padahal, kata Nuryanto, santunan tersebut merupakan bantuan yang menggunakan anggaran Kemensos RI seutuhnya.

"Pemprov dan Pemko di sini bentuknya memfasilitasi, seharusnya setiap pihak keluarga harus difasilitasi untuk mendapatan santunan sebesar Rp 15 juta tersebut," kata Nuryanto, Rabu (27/1/2021).

Lanjut Nuryanto, pihaknya juga akan menunggu laporan resmi dari masyarakat yang menjadi pihak keluarga korban. Hal ini agar DPRD Kota Batam dapat menjndaklanjuti laporan tersebut dan melakukan dengar pendapat terhadap pihak-pihak terkait.

"Sepanjang untuk kepentingan dan manfaat kebutuhan masyarakat kita, kami akan tampung dan kami akan konfirmasi ke pihak pemerintah," tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, DETEKSI.co sudah berulang kali mencoba melakukan konfirmasi terhadap Kepala Dinas Sosial Kota Batam, Hasima terkait permasalahan tersebut, akan tetapi belum juga mendapati tanggapan. (Hendra S)

Share:
Komentar

Berita Terkini