DPP AJH & DETEKSI.co

Kapolres Padangsidimpuan Paparkan 2 Pelaku Jambret, 1 Tersangka Ditembak

Editor: DETEKSI.co author photo
Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Juliani Prihartini.

DETEKSI.co - Padangsidimpuan, Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) Sat Reskrim Polres Padangsidimpuan, kembali sukses bekuk dua orang pria pelaku jambret yang kian meresahkan masyarakat, Senin (28/12/2020) lalu.

Salah seorang tersangka pelaku jambret yang beraksi di Batunadua Padangsidimpuan itu, terpaksa dilumpuhkan dengan ditembak dibagian kaki kiri tersangka lantaran melakukan perlawanan saat ditangkap petugas.

Informasi yang dihimpun di Mapolres Padangsidimpuan, Kamis (31/12/2020) sore menyebutkan, kedua tersangka berinisial HHR (28) dan BHN alias Acan (30). Keduanya merupakan warga Jalan KH Abdul Jalil, Kelurahan Wek I, Kecamatan Padangsidimpuan Utara.

Di mana, aksi pencurian yang dilakukan kedua tersangka terjadi di Jalan Raja Inal Siregar, Kelurahan Batunadua Jae. Aksi penjabretan itu terjadi tepatnya di depan Kantor PLN.

Saat itu, korban Mutiara Indah Hasibuan (21) yang baru pulang kerja hendak menuju kediamannya Jalan Cendana Raya, Kelurahan Batunadua Jae. Dia mengendarai sepeda motor Yamaha X Ride warna hitam. Setibanya di lokasi, korban dipepet kedua tersangka yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio 125. Secepat mungkin, tersangka Acan langsung merampas ponsel milik korban yang berada di saku baju sebelah kanan.

"Akibat perampasan itu, korban terjatuh dari sepeda motor. Tanpa belas kasihan, kedua pelaku berusaha kabur tinggalkan korban," beber Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Juliani Prihartini, kepada Tribratasumutnews.

Melihat kejadian itu, Bripka Endis yang kebetulan berada di lokasi kejadian, bersama warga, mengejar kedua pelaku. Karena ketakutan, kedua pelaku masuk ke dalam sawah disaat kejar–kejaran. Saat terjatuh itu, HHR berhasil diamankan.

Jambret Beraksi di Padangsidimpuan Sempat Lukai Polisi, Sedangkan Acan, masih melarikan diri. Bripka Endis pun mengejar Acan. Saat hendak diamankan, Acan melawan dan memukul kepala Bripka Endis dengan batu. Nahas, Bripka Endis roboh dan mengalami luka serius hingga terpaksa dilarikan warga ke RS Metta Medika Padangsidimpuan.

Mendapat kabar tersebut, Kasat Reskrim bersama Tekab melakukan pengejaran terhadap Acan. Alhasil, Acan berhasil diamankan di kediamannya. Saat Tekab berupaya mencari hingga temukan barang bukti, Acan manfaatkan kesempatan itu, dengan melarikan diri. Tekab pun menembak Acan supaya dapat dilumpuhkan.

"Kedua pelaku, akan dijerat Pasal 365 ayat 1 dan 2 KUHPidana. Adapun ancaman hukuman yang menanti kedua pelaku yakni penjara 12 tahun," tegas Kapolres.

Saat ditanyai Kapolres, Acan mengaku dia terpaksa menjambret, agar uang hasil penjualannya digunakan untu k mengirimi anak HHR. Acan juga mengaku sudah dua kali melakukan penjambretan. Sedangkan HHR mengaku sudah 4 kali.

Keterangan Photo: Kapolres Padangsidimpuan AKBP Juliani Prihartini SIK.MH Didampingi Kasatreskrim AKP Bambang Priyatno S.sos saat menggelar konfrense pers di mako Polres Padangsidimpuan dan Bripka Endis saat di jenguk personil di salah satu rumah sakit Metta medica ssidimpuan,Kamis (31/12/2020). [Ar]

Share:
Komentar

Berita Terkini