Sat Narkoba Polrestabes Medan Ungkap 26,9 Kg Sabu di 2 TKP Berbeda, Seorang Kurir Ditembak Mati

Editor: Irvan

DETEKSI.co - Medan, Sat Narkoba Polrestabes Medan Sat Narkoba Polrestabes Medan berhas mengungkap 26,9 Kg Sabu dari 2 TKP yang berbeda, seorang diantaranya tewas di tembak akibat melawan petugas.

Dalam press release tersebut di pimpin oleh Kapolda Sumut di depan ruang jenazah RS Bhayangkara TK ll Medan, Kamis (14/01/21).

Turut hadir Kapolda Sumut Irjen Pol.Drs.Martuani Sormin M.Si di dampingi Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi dan Kasat Narkoba Polrestabes Medan Kasat Narkoba Polrestabes Medan, Kompol Oloan Siahaan SH SIK MH, Panit Idik III Iptu Irwanta Sembiring, Panit I Unit III Iptu Sahri Sebayang,SH,MH dan Panit 2 Ipda Ruspian.

Pengungkapan 26,9 Kg sabu jaringan Medan - Aceh - Pulau Jawa oleh Polrestabes Medan aritersebut dari 2 TKP yang berbeda, pertama di salah satu hotel yang berada di kawasan Jalan SM. Raja dan di hotel di wilayah Medan Baru. Dengan 4 tersangka dimana salah satunya yang bertindak sebagai kurir di berikan tindakan tegas akibat melawan petugas saat akan di amankan. Adapun barang bukti yang di amankan yaitu 22 bungkus plastik sabu seberat 1.900 gram dan 25 Kg sabu yang di kemas dengan bungkus teh hijau China. 

Kapolda Sumut berpesan bahwa peran media sangatlah penting untuk memberikan informasi dan mengedukasi masyarakat tentang bahaya narkotika. " Tetap berikan kami informasi peredaran narkotika di Sumut, jangan sampai anak - anak kita generasi berikutnya rusak akibat barang haram ini," pesan Kapolda Sumut.

Irjen Martuani menyampaikan Modusnya masih sama yaitu menyelundupkan di sepatu dan di bungkus dengan teh China. "Tujuannya untuk mengelabui petugas agar bisa lolos dari bandara saat pemeriksaan" kata Kapolda Sumut. 

Diberikan tindakan tegas, Kapolda Sumut kembali menjelaskan salah satu dari 4 tersangka di lakukan tindakan tegas dan terukur akibat melawan saat akan di amankan petugas di perjalanan dengan berusaha memukul petugas dengan borgol dan merampas senjata api. Namun petugas langsung melakukan tindakan tegas dan terukur. "Saya tegaskan Siapapun yang melawan petugas dan membahayakan nyawa petugas saat akan di ringkus harus di lakukan tindakan tegas dan terukur," tegas Kapolda Sumut. 

Kegiatan di lanjut dengan pengecekan kandungan dari barang bukti oleh personil labfor Polda Sumut. Para tersangka lainnya dijerat dengan pasal 114 ayat 2 subs 112 ayat 2 UU RI no 35 tahun 2009.dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.(Red/Pea)

Share:
Komentar

Berita Terkini