Curi HP, Tersangka Samuel Marbun Diamankan Polsek Delitua

Editor: DETEKSI.co author photo

DETEKSI.co - Delitua, Samuel Marbun, tersangka pencurian dengan pemberatan di rumah salah seorang warga di Jalan Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, Kamis (11/02/2021 sekira pukul 01.00 Wib diamankan Polsek Delitua.

Keterangan yang diperoleh, Minggu (14/02/2021) tersangka Samuel Marbun (20) warga Jalan Mustaman Lubis simpang Namorih, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang melakukan aksinya di rumah korban Theresia Novitri Manalu (28) warga Jalan Jamin Ginting Gang Kenaga Satu No.17 Kelurahan Simpang Selayang, Kecamatan  Medan Tuntugan.

Korban mengalami kerugian dua buah handphone androit merek Oppo dan Vivo warna silver dengan taksir kerugian Rp. 5 juta rupiah.

Aksi pencurian itu dilakukan tersangka Samuel Marbun pada saat malam hari bersama temannya RH (DPO) dengan cara membuka engsel pintu.

"Tersangka membuka engsel pintu melalui jendela menggunakan tangan," ujar Kanit Reskrim Deli Tua Iptu Martua Manik SH MH, didampingi Panit I Ipda D.P Ginting SH.

Setelah berhasil membuka pintu, tersangka masuk ke dalam kamar membuka lemari dan langsung saja mengambil handphone milik korban. Namun naas bagi tersangka, mendengar ada orang yang masuk ke kamar, korban terbangun dan melihat tersangka keluar dari kamar. Seketika korban mengejar tersangka dan berteriak maling, maling.!

Mendengar teriakan ada maling, tetangga korban langsung terbangun dan melakukan pengejaran. 

Mendapat kepungan massa,  tersangka terlihat gugup dan akhirnya berhasil diamankan. Tidak begitu lama, warga sekitar menghubungi Polsek Deli Tua.

"Saat diintograsi tersangka mengakui perbuatannya melakukan pencurian hp dengan temannya RH, yang berhasil melarikan diri" ungkap Martua Manik.

Petugas Unit Reskrim langsung mencari barang bukti berdasarkan petunjuk tersangka. Namun, barang bukti tidak ditemukan. Sebagai bentuk pertanggung jawaban perbuatannya, tersangka digiring ke Polsek Deli Tua, untuk diproses lebih lanjut. Dan atas perbuatannya dikenakan pasal 363 ayat 2 KUHPidana dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. (Irwan Ginting)

Share:
Komentar

Berita Terkini