Gelapkan Tiga Ruko Tanpa Pengetahuan Istri, Sriwaty Minta Polisi Segera Tangkap TO

Editor: Irvan

DETEKSI.co - Medan, Sriwaty (43) warga Jalan Diponegoro No. 36,38, 40, Kel. Proklamasi, Kec. Siantar Barat, Kota Pematang Siantar. 

Ibu rumah tangga (IRT) ini meminta pihak kepolisian Polres Pematang Siantar untuk segera menangkap berinisial TO (53) yang tak lain adalah suami dari pelapor (korban Sriwaty) sendiri.

Pasalnya, TO diduga telah menyuruh orang memasukkan keterangan palsu dalam akta otentik dan atau penggelapan yang dilakukan pada Jumat, 29 Maret 2019 sekira pukul 10 WIB di Jalan Diponegoro No. 4 Kel. Proklamasi, Kec. Siantar Barat, Kota Pematang Siantar yang dilakukan oleh terlapor TO.

"Saya meminta agar pihak kepolisian dari Polres Pematang Siantar, untuk segera menangkap suami saya yang telah menyewakan tiga rumah toko (Ruko) yang saya tempati tanpa sepengetahuan saya yang masih istri sahnya dari TO" kata Sriwaty kepada wartawan di Mapolda Sumut, Senin (22/2/2021) siang. 

Padahal, lanjut dikatakan wanita berkulit putih ini, kasus tersebut sudah dilaporkan ke Mapolres Pematang Siantar sesuai Surat Tanda Laporan Polisi (STPL) No Pol : STPL /169/V/2019/SU/STR dan Laporan Polisi (LP) dengan Nomor  242/V/2019/SU/STR yang dilaporkan korban Sriwaty pada Senin, 13 Mei 2019 sekira pukul 18.30 WIB dan laporan tersebut diterima oleh Kanit III Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Pematang Siantar, Ipda PK Sitinjak SH.

"Sudah dua tahun kasus tersebut saya laporkan ke Polres Pematang Siantar. Namun, hingga berita ini saya tayang di sejumlah media online, suami saya (TO) belum juga ditangkap," ujar Sriwaty dengan nada kesal. 

Mirisnya lagi, sambung Sriwaty, sebelumnya suaminya tersebut sudah menyewakan bagian belakang ruko secara sepihak kepada pihak Suzuya di Pematang Siantar.

"Dia (TO) sebelumnya sudah menyewakan ruko yang di bagian belakangnya itu dengan ukuran letter L kepada pihak Suzuya Siantar tanpa sepengetahuan saya lagi sebagai istri sahnya," beber Sriwaty. 

Sriwaty pun meminta kepada Polres Pematang Siantar atau bila perlu kepada Polda Sumut, untuk segera menangkap TO yang telah menzolimi Sriwaty. 

"Untuk itu saya sekali lagi meminta kepada Polres Pematang Siantar ataupun Polda Sumut, agar segera menangkap suami saya yang bernama TO yang telah menzolimi saya sebagai istri sahnya," tegas Sriwaty. (Red)

Share:
Komentar

Berita Terkini