Penyulingan Minyak Mentah Kembali Memakan Korban Di Langkat

Editor: Admin author photo

DETEKSI.co-Langkat, Maraknya tempat Penyulingan minyak mentah / konden yang dilakukan warga dengan mengunakan alat seadanya selama ini di sejumlah tempat di kabupaten Langkat,sering terdengar memakan korban jiwa dan materi akibat terjadinya kebocoran pipa pembuangan gas atau kebocoran pada drum tempat memasak minyak konden,seperti yang pernah terjadi kebakaran di Kecamatan Padang Tualang dan Kecamatan Tanjung Pura.

Ternyata tempat Penyulingan minyak itu tidak hanya ada di dua Kecamatan tersebut,Sabtu (06/02/2021) kebakaran yang berawal dari tempat Penyulingan minyak Konden tersebut kembali terdengar di Kecamatan Besitang.

Dari laporan Kapolsek Gebang yang diterima wartawan melalu Paur Subbag Humas Polres Langkat AIPTU Yasir Rahman Sabtu (06/02/2021) bahwa pada hari Sabtu 06 februari 2021 sekira pukul 21.15 wib,  telah terjadi kebakaran di lingkungan I kampung lalang Pekan Besitang,Kecamatan Besitang,Kabupaten Langkat tepatnya di dapur masak minyak mentah / conden milik Sunar (27 ) warga lingkungan I kampung Lalang Pekan Besitang.

Kebakaran itu disebabkan adanya kebocoran pada pipa saluran buang atau keluar hasil penyulingan atau masak minyak mentah yang dilakukan oleh Eki, Yuda dan Reihan, ketiga nya tidak mengetahui adanya kebocoran pada pipa saluran penyulingan minyak mentah, yang mengeluarkan uap atau gas.

Sementara ketiganya pada saat itu sedang mengipas bara api yang ada ditungku masak dengan maksud agar api tersebut menyala, pada saat itulah terjadi percikan api dari tungku masak dan menyambar uap/gas dari pipa yg bocor. Secara tiba - tiba terjadi ledakan kuat yang tidak diketahui dari mana asalnya namun masih diseputaran dapur masak minyak.

Akibat dari ledakan tersebut, api menyambar ketiganya yang mengakibatkan luka bakar,api juga menyambar dan membakar dua unit rumah.

Kini ketiga korban dirawat dirawat dirumah sakit dengan mengalami luka bakar antara 45 % s/d 15 % sementara korban materi dua rumah yang terbakar mencapai mencapai Rp 130 juta.(AR.Lim)

Share:
Komentar

Berita Terkini