Kebutuhan Tak Dipenuhi, Isteri Kualat Tega Membakar Rumahnya Sendiri

Editor: Admin author photo

DETEKSI.co - Batu bara, Istri yang tak bisa hidup susah akhirnya semakin susah dengan mendekamnya di penjara Senin (1/3/2021). Pasalnya isteri Kualat ini tega membakar rumahnya sendiri hanya karena kebutuhannya tak terpenuhi.

Sempat menghebohkan Kota Tanjung Tiram Kab. Batu bara dengan terbakarnya tiga rumah dan mengkhwatirkan seluruh pemukiman pesisir pantai Tanjung tmTiram yang hampir berjumlah ribuan penduduk rumah semi permanen dan rumah kayu pada Selasa malam dua pekan lalu.

Pelaku pembakar rumah, Fitri (34) warga desa Boga, Kec.Tanjung Tiram, Kab. Batu bara, sangat kesal dengan suami nya yang tidak bisa memenuhi kebutuhannya, kalut karena emosi ibu separoh baya ini tega membakar rumahnya sehingga  sempat menghanguskan 3 rumah.

Menurut keterangan warga dan tetangga tersangka Fitri, Sang istri kerap sekali memarahi suami saat pulang kerumah dan meminta cerai karena tidak mencukupi kebutuhan rumah tangganya,  sehingga sering sekali meminta rumah untuk di jual agar bisa di bagi atas warisan gono-gini.

Namun sang suami tidak pernah mau memenuhi harapan sang istri tersebut. Karena kesal dengan jawaban sang suami yang tidak mau menceraikannya disebabkan tak mau anak anak menjadi korban, Fitri yang sudah dirasuki iblis membakar rumahnya sendiri. 

Keterangan yang di himpun  dalam Investigasi Dua pekan lalu saat kejadian kebakaran di desa Boga Tanjung tiram Salah seorang warga ( Fs ) mengatakan  " Sempat 2 kali Fitri membakar rumahnya, yang pertama pada sore hari, Fitri membakar gorden rumah nya namun di ketahui  suami nya hingga niatnya gagal , padahal kalau saja sempat rumahnya terbakar saat itu angin bertiup sangat kencang, sudah bisa di pastikan akan bisa membakar seluruh rumah yang ada di Desa ini karena rumah nelayan kebanyakan terbuat dari kayu.

Kedua kalinya Fitri melakukan aksi pembakan rumah nya pada pukul 19.00 wib dengan membakar kasur tidurnya Hinga terjadi jebakan besar yang menyebabkan hangus nya 2 rumah dan satu rumah sengaja kami hancurkan karena untuk menghabat  api menjalar kerumah warga lain disini,  tenyata kami Masi di lindungi yang maha kuasa sebab angin pada malam itu tidak bertiup kencang dan kami waraga boga seluruhnya bergotongroyong memadam kan api, ungkap Fs.

Sementara dalam keterangan Press rilis pada pada Senin (1/3/2021) Fitri mengaku perbuatannya, " Saya tidak menyesal telah melakukanya dalam keadaan normal Fitri  dengan gampang menjawab pertanyaan awak media. ( Boim )
Share:
Komentar

Berita Terkini