Kota Sampit Jorok Karena Sampah, Anggota Dewan Ingatkan Pasukan Kuning

Editor: Admin author photo

DETEKSI.co - Sampit, Anggota Komisi II DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Hj Mariani mendesak pemerintah daerah supaya segera memperhatikan kesejahteraan tenaga kebersihan atau yang kerap disebut pasukan kuning.

Salah satu cara memperhatikan para pasukan kuning tersebut yakni  membayar upah mereka tepat waktu beserta tunjangan dan transportasi.

Informasi yang berhasil dihimpun oleh wartawan Deteksi.co kepada salah seorang warga yang berlalu lintas di jalan raya Jum'at (19/3/2021) sekira Pkl. 15:12 Wib.

"Petugas kebersihan (pasukan kuning) itu wajib diperhatikan pasalnya meraka adalah ujung tombak kita dalam memelihara kebersihan. Bila mana mereka tidak bekerja jelas kota ini akan jadi kota sampah," kata Politisi Golkar Hj Mariani.

Lebih lanjut dia menuturkan tidak ada alasan Pemkab tidak memperhatikan mereka. "Yang jadi pertanyaan saat ini kemana saja anggaran untuk mereka kenapa kinerja mereka tidak karuan, Kota Sampit terlihat jorok karena dipenuhi sampah.

Dan sejumlah depo sampah mengalami penumpukan sehingga meluber keluar itu ada apa, ?

Wabil Khususnya Dinas Teknis  Pemkab segera ambil langkah jangan sampai kota Sampit jadi kota bau sampah kasian juga masyarakat yang rumah nya tidak jauh dari depo sampah," katanya.

Dia juga menambahkan untuk mencari petugas kebersihan yang mau bekerja membersihkan sampah itu sulit. Sangat sedikit orang mau,Apalagi dengan keadaan sekarang maka wajib kesejahteraan mereka itu harus diperhatikan.

Tambahnya lagi "Saya harap gaji dan tunjangan hingga biaya tranfportasi mereka jangan sampai telat dibayar supaya mereka bekerja lebih semangat dan kota sampit pun semakin bersih hingga bebas dari sampah," pungkasnya

(FAUZAN) .

Share:
Komentar

Berita Terkini